KIMIA MEDISINAL 14
NAMA : Wahyu Ammarullah
NIM : F1F120070
“toksikologi dan farmakogenomik”
Hepatotoksisitas
INH terbukti berhubungan dengan pengurangan kandungan
glutathione hati dan penurunan aktivitas GST. Glutathione
(GSH) memainkan peran sebagai pelindung intraseluler
scavenger radikal bebas konjugasi dengan metabolit
toksik yang dihasilkan dari metabolisme INH. Sulfhidril
(SH) konjugasi memiliki peran pengeluaran dari tubuh
dan mengurangi potensi toksisitas.
Link Video : https://youtu.be/9jqf3l86SUU
Hepatoksisitas menjadi serius akibat OAT seperti yang sudah dijelaskan, namun OAT sendiri merupakan obat antituberkulosis, bagaimana anda menjelaskan hepatotoksisitas akibat OAT tersebut disaat kondisi seperti apa (dalam artian apakah dalam jangka panjang, dosis yang besar, kontraindikasi atau kondisi yang seperti apa)??
BalasHapusApakah dalam jangka panjang OAT seduai waktu akan menyebabkan hepatoksisitas, dimana OAT sendiri merupakan obat yang diminum dalam jangka panjang (dalam waktu yang ditentukan dan cukup lama)?
Jika kita tahu bahwa pasien tuberkulosis mengalami kontraindikasi pada salah salah satu obat OAT, apa langkah anda sebagai seorang farmasi dalam menangani OAT tersebut? Apakah dengan merekombinasi atau bagaimana
Reaksi hepatotoksik adalah cedera atau kerusakan pada hati akibat konsumsi obat. Kondisi yang juga disebut hepatotoksisitas ini biasanya disebabkan oleh penggunaan obat dengan jenis atau jumlah dosis yang tidak sesuai
HapusOAT-kombipak merupakan OAT yang diberikan dalam bentuk dosis tunggal dengan paduan obat tuberkulosis. Untuk mempermudah pemberian obat pada pasien anak maka dibuat dalam bentuk racikan. OAT-kombipak memiliki keuntungan yaitu mudah dilakukan penyesuaian dosis jika ternyata pasien mengalami kontraindikasi dengan salah satu obat.